BAB 5
MASS AND ENERGY ANALYSIS OF CONTROL VOLUMES
1. Mass Balance for Steady-Flow Processes
Selama
proses aliran tetap, jumlah total massa yang terkandung di dalam volume kontrol
tidak berubah seiring waktu (mCV=konstan). Kemudian konservasi Prinsip massa
mensyaratkan bahwa jumlah total massa yang masuk volume kontrol sama dengan
jumlah total massa yang meninggalkannya. Untuk taman nosel selang dalam operasi
stabil, misalnya jumlah air yang masuk nosel per satuan waktu sama dengan
jumlah air yang meninggalkannya persatuan waktu. Saat berhadapan dengan proses
arus tetap, kita tidak tertarik dengan jumlah massa yang mengalir masuk atau
keluar dari perangkat dari waktu ke waktu; Sebagai gantinya, kita tertarik pada
jumlah massa yang mengalir per satuan waktu, yaitu massa laju alir m. Banyak
perangkat rekayasa seperti nozel, diffusers, turbin, kompresor, dan pompa
melibatkan aliran tunggal (hanya satu lubang masuk dan satu saluran). Untuk
sistem arus mapan aliran tunggal, ke:
2. Aliran
yang tidak dapat dikompres
The
conservation of mass relations can be simplified even further when the fluid is
incompressible, which is usually the case for liquids. Canceling the density from both
sides of the general steady-flow relation gives.
Untuk sistem arus mantap aliran tunggal itu menjadi :
CONTOH
2.1 Aliran Air melalui selang Nozzle Garden
Selang taman yang terpasang dengan nosel
digunakan untuk mengisi ember 10-gal. Itu. Diameter dalam selang adalah 2 cm,
dan itu mengurangi sampai 0,8 cm pada nosel keluar (Gambar 5-9). Jika
dibutuhkan 50 s untuk mengisi ember dengan air, tentukan (a) volume dan laju
alir massa air melalui selang, dan (b) Kecepatan rata-rata air di pintu keluar
nosel.
Diketahui :
Ambil kerapatan air menjadi 1000 kg / m3 1 kg / L.
(a) Memperhatikan bahwa 10 gal air dibuang
dalam 50 detik, volumenya
dan laju alir massa air.
3. Arus Kerja dan
Energi dari Flowing Fluid
Tidak seperti sistem tertutup, volume
kontrol melibatkan aliran massa melintasi arus batas, dan beberapa pekerjaan
diperlukan untuk mendorong massa masuk atau keluar dari kontrol volume Karya
ini dikenal sebagai flow work, atau flow energy, dan diperlukan untuk menjaga
aliran terus menerus melalui volume kontrol. Untuk mendapatkan relasi untuk
flow work, perhatikan elemen fluida volume. Cairan yang segera hulu memaksa
unsur fluida ini untuk memasukkan volume kontrol; Dengan demikian, bisa
dianggap sebagai imajiner piston. Unsur fluida dapat dipilih cukup kecil
sehingga mudah memiliki sifat seragam di seluruh. Jika tekanan fluida adalah P
dan luas penampang elemen fluida adalah A gaya yang diterapkan pada elemen
cairan oleh imajiner piston adalah
F = PA
Usaha arus per satuan massa diperoleh
dengan membagi kedua sisi persamaan inioleh massa unsur cairan:
Wflow = Pv (kj/kg)
4. Total Energi
Cairan Mengalir
Energi
total dari sistem kompresibel sederhana terdiri dari tiga bagian: energi internal,
kinetik, dan potensial. Pada basis unit-massa, ini dinyatakan sebagai:
Dimana V adalah kecepatan dan z
adalah elevasi sistem relatif terhadap beberapa
titik
referensi eksternal.
5. Steady Flow
Process
Turbin, kompresor dan nozle beroperasi untuk waktu
yang lama dengan kondisi yang sama. Peralatan seperti itu diklasifikasikan
sebagai steady flow devices. Proses dari peralatan steady dapat dianalisis
dengan suatu idealisasi proses yang disebut “steady flow process”. Steady flow
process didefinisikan sebagai suatu proses di mana fluida mengalir dalam
control volume secara steady. Hal ini berarti bahwa property dapat berubah dari
titik ke titik di dalam control volume tetapi pada setiap titik selalu konstan
selama proses.


Komentar
Posting Komentar